Metode cara tafakur wujud manusia

Tentang diri manusia:

Perlu disadari,bahwa pada diri manusia itu sendiri terdapatkan keajaiban-keajaiban yang menunjukkan akan kebesaran Allah Ta'ala.dan hal itu bila diuraikan secara mendetail akan habislah usia manusia.sebelum menemukan seluruh hikmah yang terkandung didalamnya,inilah karena kebodohannya.

Mengadakan intropeksi secara mendetail belum mampu,maka bagaimana akan mengadakan intropeksi.
Allah Ta'ala telah menyuruh kita untuk mawas diri,Sebagaimana firmannya:
Dan pada dirimu sendiri,mengapa tidak kamu perhatikan(Adz-dzariat:21)
Di sebutkan pula,bahwa manusia tercipta dari air mani yang menjikikkan,Sebagaimana firmannya:"Binasalah manusia ,alangkah sangat kekafirannya?Dari apa Allah menciptakannya?Dari setetes Mani Allah menciptakannya lalu menentukannya,Kemudian Dia memudahkan jalannya.
Kemudian Dia mematikan dan memasukkannya kedalam kubur.Kemudian bila Dia menghendaki Dia membangkitkannya kembali.
(Abasa:17-22)
Firmannya lagi,yang menyatakan bahwa manusia itu bermula dari tanah.
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya,ialah Dia menciptakan kamu dari tanah,kemudian tiba-tiba kamu(menjadi)manusia yang berkembam biak(Ar-rum:20)
Dan masih ada lagi ayat-ayat yang berkaitan dengan proses kejadian manusia.
"Bukankah dia dahulunya setetes air mani yang ditumpahkan?kemudian itu menjadi segumpal darah dan(Allah)menciptakan (bentuk)nya lalu menyempurnakannya kejadiannya"(Al-Qiyamah:37-38)


Dari ayat-ayat tersebut kita ketemukan istilah Nuthfah(Air mani)yang disebut berulang-ulang,hal itu tidak sekedar untuk didengar namanya,akan tetapi perlu difikirkan apa artinya.


Sekarang perhatikan Nuthfah itu,setetes air yang menjijikkan,andaikata setetes air ini dibiarkan barang sebentar di udara terbuka,pastilah dia akan berubah dan berbau busuk.
Bagaimana dia dikeluarkan oleh Allah dari antara tulang punggung dan rusuk.
Betapa Dia menghimpun antara laki-laki dan perempuan ,dijadikannya cinta dalam hati mereka.dan dengan cinta birahi itu mereka ditarik-Nya agar menyatu(Jimak)betapa ia mengeluarkan Nuthfah itu dengan pelantara bersetubuh,betapa Dia mengeluarkan darah haid itu dari pembuluh-pembuluh urat,lalu dikumpulkannya kedalam rahim.
Dan betapa Dia menjadikan bayi itu dari air mani,diberinya darah haid,diberinya gizi sehingga dia tumbuh dan berkembang,dan bagaimana pula dijadikan-Nya air mani yang putih itu dirubah menjadi darah kental yang merah.


Kemudian bagaimana pula dia dirubah menjadi segumpal daging,dan dari itu lalu dirubah menjadi tulang,urat syaraf.asabat.daging,bahkan selanjutnya menjadi organ tubuh yang lainnya.seperti kepala,telinga.hidung,mulut,mata.lidah lalu akhirnya tangan dan kaki yang masing-masing lengkap dengan jari-jari dan kuku.
Juga terdapat susunan anatomi dalam tubuh itu,seperti:Jantung,perut,paru-paru,ginjal,hati,limpa,rahim,masing-masing dengan bentuk ukuran dan tugas-tugas tertentu.



Maka perhatikanlah semua Rahmat dan kemurahan itu,dan perhatikan juga akan besarnya kekuasaan dan hikmah itu,dengan demikian kita pasti silau dengan kebesaran cahaya keajaiban Allah itu.

Dengan demikian,sangat Aneh kalau ada orang melihat lukisan atau tulisan yang indah dan bagus pada dinding rumah umpamanya,akan terasa heran dan dia hanya berfikir kepada itu saja,kepada penulis,dan pelukisnya.
Namun demikian dia tiada akan mengingat pada pelukis dan penciptaanya.ia tidak menjadi heran karena keagungan-Nya itu.
Dan dia tidak kagum dengan kebesaran dan kebijaksanaan Allah Ta'ala.